Sunday, February 17, 2013

Mt. Lawu (3.265 mdpl)

Gunung Lawu (3.265 m) terletak di Pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Status gunung ini adalah gunung api "istirahat" dan telah lama tidak aktif, terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang tererosi. Gunung Lawu memiliki tiga puncak, Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Yang terakhir ini adalah puncak tertinggi.

Saya mulai perjalanan saya sendirian dari surabaya, dan ini adalah petualangan pertama saya untuk mendaki gunung. Di bilang nekat sih sangat nekat sekali, karena saya sebelum nya bukan lah seorang wanita yang mengikuti organisasi pecinta alam. tapi saya berusaha untuk mencintai alam dan menikmati alam dengan tidak merusaknya. Dan petualangan itupun di mulai dari hati. :)

Tiket Kereta Api Pasundan jurusan Surabaya-Solo sudah di tangan saya, tepat nya tgl 7 November 2012 pukul 06.00 Wib. Jam setengah 6 pagi pun saya meluncur ke Stasiun Wonokromo. Sesampai di stasiun wonokromo pun ternyta saya ketinggalan KTP/SIM saya :( tetapi Security nya pun berbaik hati dan sedikit berbelas kasihan melihat saya membawa carrier 60L sndrian, saya hanya menyerahkan kartu Rumah Sakit Haji Surabaya yg menyatakan keterangan bahwa Tiket yg saya beli sesuai dengan identitas saya. sempat takut dan was was takut kalau saya tidak bisa berangkat akhirnya pun saya di persilahkan untuk masuk. Alhamdulillah.. Dengan Semangat, tekat beserta bekal doa dan restu orang tua pun saya percaya, saya selalu dalam lindungan-Nya.

Kereta Api Pasundan pun datang, saya segera beranjak dari tempat duduk dan segera mencari gerbong kereta saya beserta nomor tempat duduk yang sudah tertera di tiket. di dalam kereta saya bersama bapak2 dan ibu2 yang ternyta mereka masa muda nya suka mendaki dan mengingatkan saya "dek, jangan suka mengeluh yah kalau naik gunung lawu tetap berfikiran baik " insya Allah .
itu yang membuat saya sedikit takut tapi saya tetap percaya, saya selalu dalam lindungannya .. Aminn..

yeah, Sampai juga di Stasiun Solo Jebres :) sambil menunggu teman saya Mas Amin menjemput saya, saya makan dulu sayur asem didepan stasiun. Tak lama pun dia menjemput saya dengan membawa carrier juga kemungkinan 80L lebih ohhh :( akhirnya punya carrier itu saya bawa dan carrier saya di bawa di taroh depan dia. kami boncengan naik sepeda motor menuju rumah mas amin. Kami Packing ulang barang bawaan kami. dan dari situlah saya belajar packing, seni packing yang mumet njelimet bikin galau wkwkw

okay kita lanjut kan perjalanan menuju cemoro Kandanga, pos pendakian pertama yang terletak di karang anyar. dengan jalur yang menanjak sambil membawa carrier yg begitu berat saya hanya bisa berdiam diri dan menahan betapa beratnya carrier ini wkwk sambil mengingat (*tidak boleh mengeluh) dan akhirnya pun saya bisa melewati nya hingga sampai ke basecamp cemoro kandang.

Waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 mencoba bertahan di dalam dingin. sambil menikmati pemandangan di sekitar. salah satu teman dari mas amin yaitu penjaga basecamp cemoro kandang punya banyak anjing peliharaan, mulai dari siberian husky sampe anjing biasa, yang tujuannya mencari orang hilang di lawu. dan Anjing itu lucu-lucu semua. :D

kita packing ulang lagi di basecamo cemoro kandang, dan kami memutuskan untuk membawa 1 carrier dan 1 daypack. hari sudah mulai gelap, saya memutuskan untuk makan dahulu di warung sebrang dan ternyta hujan pun deras.. kami memutuskan untuk night trecking :( Setelah hujan pun reda kami kembali ke basecamp. kita mulai pendakian pukul 22.00 wib.sebelumnya ada 2 pendaki cowok juga dari jawa barat lupa deh dari mana merka juga berencana night trecking. tapi mas amin memutuskan agar kami berangkat dluan .

1 jam kami berjalan menuju pos 1 (Taman sari bawah) dalam keadaan hujan dan kami memutuskan untuk bermalam di pos 1 . kami mendirikan tenda dan kami pun beristirahat . Berhubunga keadaan saya lagi berhalangan untuk sholat, maka saya bangun jam 7 pagi. Badan pun segar bugar akhir kami makan pagi packing ulang dan ber

Sesudah kita berjalan kurang lebih 2 (Taman sari atas) jam dari pos 1, akhirnya kami menuju ke pos 2. kami memutuskan untuk istirahat sebentar dan makan camilan sambil bercerita-cerita.

kami menemui beberapa pendaki juga yang akan naik dan mereka beristirahat di pos 2. Setelah 1 jam lebih kita duduk bercerita dan beristirahat dengan pendaki-pendaki yang juga, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami  menuju pos bayangan dan menuju ke pos selanjutnya.
perjalanan lumayan jauh juga dari pos 2 ke pos 3, tapi semua nya tidak terasa karena kita di suguhkan dengan pemandangan yang sangat bagus. Kita melewati tepi jurang dan jalan setapak tapi landai.
dan akhirnya kami pun sampai juga di pos bayangan .
minum air seteguk karena persediaan air kami tinggal sedikit, istirahat sebentar sambil menikmati pemandangan kemudian melanjutkan perjalanan lagi menuju ke pos 3 .
kami berharap setelah sampai di pos 3, kami menemukan mata air. Karena persediaan air kami tinggal sedikit .
Sesampai di pos 3, banyak sekali pendaki yang beristirahat disana. Kami memutuskan untuk melanjutkan saja perjalanan hingga menemukan mata air. kemungkinan beberapa meter saja dari pos 3 . sesampai di sendang ternyata airnya kotor, banyak bekas dupa dan kotoran kotoran yang terbawa oleh hujan . Saya mencoba untuk menyentuh nya dan air nya dingin banget kayak di lemari es xixixixixi
seger banget..
kami memutuskan untuk memasak dan membuat kopi.
mas amin, mencoba untuk menyaring air nya dengan slayer dia karena air bekas dupa dan kotoran kotoran yang terbawa oleh air hujan .
"terserah kamu, kamu mau minum apa ga ? yang jelas persediaan air kita sudah tinggal sedikit. sedangkan perjalanan masih panjang menuju ke mata air selanjut nya "
saya pun terdiam. sedikit jijik sih karena itu air bekas dari campuran dupa dan kotoran kotoran yang masuk jadi satu di sumber mata air itu .. :( 
"campur tolak angin aja deh biar rasa anyir nya ga kerasa banget"
akhirnya saya mencampurkan air yang sudah di saring ke dalam tempat minum saya dengan sedikit campuran tolak Angin XD lumayan lah wkwkwkw dari pada kehausan mending di minum aja, insya Allah semua nya ga kenapa2 ..
ini pelajaran berharga saya.. sangat berharga, yang harus terbiasa apa ada nya dengan apa ada nya . demi bertahan hidup juga..
di Gunung semua nya sama .. kami hanya manusia kecil yang tidak ada apa apa nya.. belajar untuk bertoleransi dan menghargai antar sesama. dan semua pelajaran dapat di ambil di setiap detik nya .
Seperti kita menemui beberapa pendaki yang lewat, saling tegur sapa "permisi" dan lain lain..
okey , lanjut ..
kami makan dan minum kopi .. di sendang .. akhirnya banyak pendaki juga yang datang mengambil sumber air itu .. kemudian mereka melanjutkan perjalanan mereka . Senang sekali menemui banyak teman teman pendaki dari penjuru.
setelah 1 jam an , kita melanjutkan lagi perjalanan menuju pos 4. kami melewati tepi jurang juga sampai habis bukit nya ..
istirahat sebentar kemudian meneguk kembali air tolak angin tadi eaaa semwriwinggg.. hehehehe
dalam perjalanan menuju pos 4, kami melewati jalan setapak yang landai .. tiba2 mas amin harus kebelet boker hehehe
akhir nya saya menunggu juga sambil tiduran di semak-semak pinggiran sambil menatap indahnya langit ibu pertiwi ini.. indahnya ciptaan tuhan dan tiada henti nya ini mulut dan hati berdzikir kepada Allah.
banyak pendaki lewat sambil menyapa "permisi mbak.." , "iya mas, mbak.."
"permisi mbak, sendirian mbak ??" , "oh enggak mas, sama teman saya kok mas lagi nungguin ini "
ada lagi , "permisi mbakkk..."  kemudian dari jauh saya mendengar  dia berbincang dengan temannya " kok berani yah dia sendirian "
sebenarnya awal-awal juga takut sih kalau sendirian, tapi karena bahagia nya bisa menikmati indahnya ciptaan Nya.. semua perasaan takut itu seakan tidak lagi aku rasakan. aku jatuh cinta, jatuh Cinta sama Allah yang begini hebat nya menciptakan semua ini sebegitu sempurna nya.
akhir nya mas amin muncul juga dari semak2 wkwkwk
terus kami melanjutkan perjalanan lagi..
Setelah kami melanjutkan perjalanan kami lagi, tiba2 mendung datang. Hujan pun turun, saya mengeluarkan raincoat saya. tapi yang membuat saya sedih sih mas amin ga bawa jas hujan. dia cuman pake bajua jawa nya dia itu .. geleng-geleng aja sih ini manusia kuat amat.
kami melewati jalan cros cross an tuh sebutannya . jalannya nanjak banget yang mengharuskan kita naik sambil bawa beban wkwkw ..
nah, detik2 menuju pos 4 itu penuh perjuangan banget, anginnya kencang banget hujan pun juga deres banget kaki udah sedikit demi sedikit terasa beku. Apalagi mas amin yang ga pake jacket dan jan hujan itu. sedikit putus aja menuju pos 4, jalan yang semakin nanjak pun bikin saya lemes kesadaran sudah mulai berkurang . mas amin jalannya cepet banget, dia nunggguin di balik pohon kecil agar tidak terkena terpaan angin. saya berusaha untuk maju terus. berguman dalam hati "niza bisaa !!! ga boleh ngeluh dan pasti bisa. ini sudah pos 4 niza. ga mungkin dan ga boleh kalau kamu harus balik. perjalanan mu dari surabaya saja sudah penuh perjuangan masa gini aja kamu menyerah." seperti itu terus, sambil berdzikir dan berserah diri sama Allah bahwa niza pasti bisa lewatin itu semua. tanjakan yang sangat panjang menuju pos 4, angin dan kabut menutupi jarak pandang saya menuju ke mas amin . tapi saya ga boleh menyerah..
"Ayo dek, dikit lagi itu depan udah pos 4 "
"iya mas"
dalam hati bergumun, niza bisa kok sambil istighfar .
akhirnya sampai juga di pos 4, padang savana yang sangat bagus .. tapi anginnya kenceng banget. sesampai di pos 4 hujan pun berhenti mendung nya sedikit demi sedikit pergi . kami beristirahat sebentar dan ternyata juga banyak pendaki juga beristirahat disana.
saya berfoto-foto sebentar . dengan berbagai macam pose hehehee
"ayo dek, foto kapan lagi kesini kan "
baiklah wkwkw
setelah kami berfoto-foto ternyata mas amin menggigil kedinginan, para pendaki juga sudah habis karena mereka melanjutkan perjalanan mereka lagi.hanya tinggal kami berdua, dan ternyata di sebrang pos terdapat banyak memoriam para pendaki yang meninggal dan hilang disana.
suasana mendung di pos 4
mas amin
depan pos 4
pos 4
di depan pos 4, menikmati dingin
 "Ayo dek, lanjut lagi aja perjalannya" kata mas amin.
"loh ga nginep disini aja mas?"
"langsung aja, kita nginep dekatnya sendang paginya langsung muncak"
"oh.. oke mas"
kami pun langsung menuju ke pos selanjutnya melewati jalan setapak dan hujan pun kembali mengguyur kami.
di sela perjalanan kami mencoba beristrht sekitar pukul 6 sore. kami duduk untuk istirahat maghrib sambil berkumandan adzan dalam hati .  beberapa menit kemudian kami melanjutkan perjalanan lagi .
"HAHAHAHHAHA" terdengar dari kejauhan suara perempuan tertawa . seketika saya memanggil mas amin yang posisi di belakang saya.
"mas amin, di belakang apa ada pendaki lain lagi toh ?"
"gatau dek, ada mungkin"
saya toleh kebelakang, ternyata ga ada. perasaan janggal tapi saya berusaha untuk berpikir positif dan tetap untuk berdzikir dalam hati dan mulut secara lirih.
sedikit sedikit saya memanggil "mas amin.." lalu di jawab"iya dek" aman sudah ..
beberapa langkah kemudian saya mendengarkan lagi suara perempuan tertawa lagi dari kejauhan.
"HAHAHHAHAHAHA...." astagfirullah..
"ada pendaki lain to mas di belakang kitaa?"
"gatau dek, kenapa?"
"kok aku denger suara cewek ketawa?"
"gatau juga dek, mungkin saja pendaki lain."
tetep positif thinking niza! istighfar dan selalu berdziki tiada hentinya. perasaan takut semakin menjadi karena saya juga takut, saya lagi haid. tapi saya percaya. Allah bersama saya. insya Allah aman.




..... bersambung ..............

0 comments:

Post a Comment